{"id":896,"date":"2026-05-12T03:32:37","date_gmt":"2026-05-12T03:32:37","guid":{"rendered":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/?p=896"},"modified":"2026-05-12T03:32:37","modified_gmt":"2026-05-12T03:32:37","slug":"resep-martabak-teflon-cara-membuat-martabak-manis-dan-gurih-tanpa-alat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/resep-martabak-teflon-cara-membuat-martabak-manis-dan-gurih-tanpa-alat\/","title":{"rendered":"Resep Martabak Teflon: Cara Membuat Martabak Manis dan Gurih Tanpa Alat"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Martabak Teflon: Cara Membuat Martabak Manis dan Gurih Tanpa Alat<\/h1>\n<p>Martabak adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang sangat digemari oleh banyak orang. Ada dua jenis martabak yang terkenal, yaitu martabak manis dan martabak gurih (atau biasa disebut martabak telur). Mungkin Anda berpikir bahwa membuat martabak memerlukan peralatan khusus, tetapi ternyata Anda bisa membuatnya hanya dengan menggunakan teflon! Artikel ini akan membahas secara lengkap cara membuat martabak manis dan gurih menggunakan teflon, serta tips dan trik agar hasilnya lezat.<\/p>\n<h2>Martabak Manis Teflon<\/h2>\n<h3>Bahan-bahan:<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>250 gram tepung terigu serbaguna<\/strong><\/li>\n<li><strong>50 gram gula pasir<\/strong><\/li>\n<li><strong>1 sendok teh baking powder<\/strong><\/li>\n<li><strong>1\/2 sendok teh baking soda<\/strong><\/li>\n<li><strong>1\/2 sendok teh garam<\/strong><\/li>\n<li><strong>300 ml air<\/strong><\/li>\n<li><strong>1 butir telur<\/strong><\/li>\n<li><strong>1 sendok makan margarin, lelehkan<\/strong><\/li>\n<li><strong>Bahan topping (sesuai selera):<\/strong> selai cokelat, susu kental manis, keju parut, kacang tanah cincang, meses cokelat<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Langkah-langkah Pembuatan:<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Membuat Adonan<\/strong>: Campurkan tepung terigu, gula pasir, baking powder, baking soda, dan garam dalam sebuah wadah. Aduk rata menggunakan whisk. <\/li>\n<li><strong>Pencampuran Cairan<\/strong>: Tambahkan telur dan air perlahan-lahan ke dalam adonan kering, lalu aduk hingga rata. Pastikan tidak ada gumpalan. Tambahkan margarin yang telah dilelehkan, aduk hingga homogen. Diamkan adonan selama 30 menit agar mengembang.<\/li>\n<li><strong>Memasak di Teflon<\/strong>: Panaskan teflon dengan api kecil. Pastikan teflon benar-benar panas sebelum menuangkan adonan agar martabak bertekstur bagus.<\/li>\n<li><strong>Memasak Adonan<\/strong>: Tuangkan adonan ke dalam teflon. Masak hingga muncul banyak gelembung di permukaan. Tutup teflon hingga bagian atas martabak matang dan berlubang.<\/li>\n<li><strong>Menambahkan Topping<\/strong>: Setelah matang, angkat dan olesi permukaan dengan margarin. Tambahkan topping sesuai selera di atasnya. Potong-potong dan sajikan selagi hangat.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Martabak Gurih Teflon<\/h2>\n<h3>Bahan-bahan:<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>200 gram tepung terigu<\/strong><\/li>\n<li><strong>1\/2 sendok teh garam<\/strong><\/li>\n<li><strong>1\/2 sendok teh baking powder<\/strong><\/li>\n<li><strong>150 ml air<\/strong><\/li>\n<li><strong>2 butir telur<\/strong><\/li>\n<li><strong>100 gram daging cincang<\/strong><\/li>\n<li><strong>2 batang daun bawang, iris halus<\/strong><\/li>\n<li><strong>Bumbu tambahan:<\/strong> garam, merica, penyedap rasa sesuai selera<\/li>\n<li><strong>Minyak untuk menggoreng<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<h3>Langkah-langkah Pembuatan:<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Membuat Adonan Kulit<\/strong>: Dalam wadah, campurkan tepung terigu, garam, dan baking powder. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. Diamkan selama 15 menit.<\/li>\n<li><strong>Membuat Isian Martabak<\/strong>: Kocok lepas telur dalam wadah terpisah, tambahkan daging cincang, daun bawang, garam, merica, dan penyedap rasa. Aduk rata.<\/li>\n<li><strong>Merakit Martabak<\/strong>: Bagi adonan kulit menjadi beberapa bagian. Tipiskan setiap bagian dengan rolling pin. Letakkan isian di tengah adonan kulit.<\/li>\n<li><strong>Menggoreng Martabak<\/strong>: Panaskan sedikit minyak di teflon, letakkan martabak dan lipat sesuai bentuk yang diinginkan. Masak dengan api kecil sampai kedua sisi berwarna keemasan dan matang.<\/li>\n<li><strong>Penyajian<\/strong>: Angkat martabak dari teflon, potong-potong sesuai selera, dan sajikan dengan saus sambal atau acar.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips dan Trik<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Penggunaan Api<\/strong>: Gunakan api kecil untuk memastikan martabak matang merata tanpa terbakar.<\/li>\n<li><strong>teflon anti lengket<\/strong>: Pastikan menggunakan teflon yang berkualitas baik agar tidak lengket dan mudah dibalik.<\/li>\n<li><strong>Variasi Topping<\/strong>: Eksplorasi dengan beragam topping dan isian untuk mendapatkan rasa yang lebih kaya dan unik.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>Martabak teflon adalah cara praktis membuat cemilan favorit tanpa peralatan khusus. Dengan bahan-bahan sederhana dan teknik memasak yang tepat, Anda dapat menikmati martabak manis dan gurih di rumah. Selamat mencoba resep ini dan semoga berhasil!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Martabak Teflon: Cara Membuat Martabak Manis dan Gurih Tanpa Alat Martabak adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang sangat digemari oleh banyak orang. Ada&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":898,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[282],"class_list":["post-896","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-martabak-teflon","wpcat-4-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=896"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":899,"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/896\/revisions\/899"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/media\/898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cafearmand.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}